Tips merawat kitchen hood menjadi hal penting bagi setiap dapur yang mengandalkan sistem ventilasi modern. Kitchen hood berfungsi menyedot asap, uap, minyak, dan bau masakan sehingga kualitas udara dapur tetap bersih dan nyaman.
Selain menunjang kenyamanan kerja, kitchen hood juga berperan besar dalam menjaga kebersihan dinding, langit-langit, dan peralatan dapur lainnya. Oleh karena itu, perawatan rutin perlu dilakukan agar kitchen hood selalu bekerja maksimal dan tidak cepat rusak.
Tips Merawat Kitchen Hood yang Benar dan Konsisten

Tips merawat kitchen hood tidak hanya berfokus pada pembersihan bagian luar, tetapi juga mencakup filter, saluran udara, dan kebiasaan penggunaan sehari-hari. Setiap komponen kitchen hood saling mendukung kinerja penyedotan secara keseluruhan.
Dengan perawatan yang tepat dan terjadwal, kitchen hood dapat bekerja lebih efisien, hemat energi, serta mendukung standar kebersihan dapur secara berkelanjutan.
1. Membersihkan Filter Kitchen Hood Secara Rutin
Filter kitchen hood berfungsi menangkap minyak dan partikel kotoran dari asap masakan. Pengguna perlu membersihkan filter secara rutin agar daya hisap tetap kuat dan tidak terhambat.
Dengan filter yang bersih, aliran udara dapat berjalan lancar. Selain itu, kitchen hood tidak bekerja terlalu berat sehingga umur pakai mesin menjadi lebih panjang.
2. Mengelap Permukaan Kitchen Hood Setelah Digunakan
Permukaan kitchen hood sering terkena cipratan minyak dan uap panas. Jika dibiarkan, kotoran dapat menempel dan mengeras sehingga sulit dibersihkan.
Oleh karena itu, pengguna sebaiknya mengelap bagian luar kitchen hood setelah aktivitas memasak selesai. Kebiasaan ini membantu menjaga tampilan tetap bersih dan profesional.
3. Menggunakan Cairan Pembersih yang Aman
Kitchen hood umumnya terbuat dari stainless steel atau logam berlapis. Pengguna perlu memilih cairan pembersih yang sesuai agar tidak merusak permukaan atau lapisan pelindungnya.
Gunakan sabun lembut atau pembersih khusus stainless steel. Dengan cara ini, permukaan tetap mengilap dan tidak mudah tergores.
4. Membersihkan Saluran Udara Secara Berkala
Saluran udara pada kitchen hood dapat menumpuk minyak dan debu seiring waktu. Penumpukan ini dapat mengurangi efisiensi penyedotan dan meningkatkan risiko bau tidak sedap.
Dengan membersihkan saluran udara secara berkala, pengguna dapat menjaga aliran udara tetap lancar. Selain itu, performa kitchen hood tetap optimal saat digunakan.
5. Menyalakan Kitchen Hood Sesuai Prosedur Penggunaan
Pengguna sebaiknya menyalakan kitchen hood sebelum proses memasak dimulai. Dengan cara ini, asap dan uap langsung tersedot sejak awal.
Selain itu, biarkan kitchen hood tetap menyala beberapa menit setelah memasak selesai. Langkah ini membantu membersihkan sisa asap dan bau di dapur.
6. Melakukan Pengecekan Motor dan Kipas Secara Rutin
Motor dan kipas menjadi komponen utama dalam kitchen hood. Pengguna perlu memastikan kedua bagian ini bekerja dengan baik dan tidak menimbulkan suara tidak normal.
Jika terdengar bunyi aneh atau daya hisap menurun, segera lakukan pengecekan. Tindakan cepat membantu mencegah kerusakan yang lebih besar.
7. Menjadwalkan Perawatan Berkala untuk Dapur Usaha
Untuk dapur usaha atau dapur profesional, kitchen hood bekerja dengan intensitas tinggi setiap hari. Oleh karena itu, perawatan berkala sangat dianjurkan.
Dengan jadwal perawatan yang teratur, pengguna dapat menjaga performa kitchen hood tetap stabil. Selain itu, dapur dapat memenuhi standar kebersihan dan keselamatan kerja.
Tips merawat kitchen hood berperan penting dalam menjaga kualitas udara, kebersihan dapur, dan efisiensi kerja. Setiap langkah perawatan membantu kitchen hood bekerja secara optimal dan tahan lama.
Dengan perawatan yang konsisten dan penggunaan yang benar, kitchen hood dapat menjadi investasi jangka panjang bagi dapur rumah tangga maupun dapur usaha. Oleh karena itu, perawatan kitchen hood perlu menjadi bagian dari rutinitas dapur harian.
Senang belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang SEO Digital Marketing. Antusias untuk berkontribusi, belajar, dan meningkatkan kemampuan menjadi profesional di bidang digital marketing.
