Bawang merah dan bawang putih adalah dua bahan dapur yang selalu dibutuhkan dalam berbagai masakan Indonesia. Hampir semua hidangan tradisional maupun modern menggunakan keduanya sebagai bumbu dasar. Tingginya kebutuhan ini membuat usaha bawang merah dan putih bagi pelaku UMKM menjadi peluang yang menjanjikan. Tidak hanya menjual dalam bentuk mentah, pelaku UMKM juga bisa mengolahnya menjadi produk siap pakai yang lebih praktis dan bernilai jual tinggi.
1.Mengapa Usaha Bawang Menarik untuk UMKM?
Permintaan bawang merah dan bawang putih selalu stabil sepanjang tahun. Meski harga di pasar kadang naik turun, kebutuhan masyarakat tetap tinggi. Pelaku UMKM bisa memanfaatkan kondisi ini dengan menghadirkan produk yang bervariasi, mulai dari bawang goreng, bawang bubuk, hingga bawang goreng tepung kemasan. Selain itu, modal yang diperlukan tidak terlalu besar, sehingga cocok untuk usaha rumahan.
2.Ragam Produk dari Bawang Merah dan Putih
Ada banyak pilihan produk yang bisa dikembangkan dari bawang merah dan putih, misalnya:
- Bawang Goreng Kemasan – Yang dapat digunakan dimana saja.
- Bahan Bumbu Instan – Sebagai bumbu masakan yang mudah digunakan.
- Bawang Bubuk – Alternatif pengganti bawang segar yang lebih tahan lama.
- Camilan Bawang Tepung – Irisan bawang goreng dengan balutan tepung berbumbu yang renyah.
Semua produk ini bisa diproduksi oleh UMKM dengan teknik sederhana, asalkan konsisten menjaga kualitas.
3.Peralatan yang Dibutuhkan
Agar proses produksi lebih efisien, pelaku UMKM perlu menyiapkan peralatan yang sesuai. Salah satu peralatan penting adalah alat pengiris bawang. Dengan menggunakan alat ini irisan menjadi bagus. Hal ini sangat membantu karena hasil gorengan lebih renyah dan tidak mudah gosong. Selain itu, peralatan lain yang perlu disiapkan meliputi wajan besar, kompor dengan api stabil, penggorengan minyak dalam jumlah banyak, serta kemasan kedap udara untuk menjaga kualitas produk.
4.Strategi Produksi yang Efisien
Produksi bawang dalam skala UMKM dapat dimulai dari skala yang kecil. Buat jadwal produksi harian atau mingguan sesuai kapasitas peralatan dan tenaga kerja. Pastikan setiap tahap, mulai dari pengupasan, pengirisan, penggorengan, hingga pengemasan dilakukan dengan higienis. Gunakan minyak yang baru agar bawang harum. Selain itu, jangan lupa menerapkan standar kebersihan agar konsumen semakin percaya dengan produk Anda.
5.Pentingnya Kemasan Produk
Kemasan digunakan sebagai pelindunng produk dan membuat produk anda menarik. Produk tersebut dapat bertahan lama jika dikemas dengan baik pada tempat yang aman. Gunakan plastik vakum atau standing pouch dengan label berisi nama merek, komposisi, berat bersih, dan tanggal produksi. Gunakan kemasan yang informatif agar banyak menarik pembeli.
6.Pemasaran Produk UMKM
Strategi pemasaran harus dilakukan dengan kombinasi offline dan online. Untuk offline, produk bisa dititipkan di toko kelontong, pasar tradisional, atau rumah makan sekitar. Sedangkan untuk online, media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook sangat efektif untuk mempromosikan produk. Unggah foto yang menarik agar dapat mengundang banyak peminat dan akhirnya mencoba produk anda. Selain itu, marketplace seperti Shopee dan Tokopedia juga bisa menjadi tempat menjual produk ke jangkauan pasar yang lebih luas.
7.Menghitung Modal dan Keuntungan
Sebeum membuka usaha anda perlu menghitung modal yang akan digunakan. Modal biasanya mencakup biaya pembelian bawang merah dan putih, minyak goreng, kemasan, label, serta peralatan pendukung. Setelah itu, tentukan harga jual dengan mempertimbangkan biaya produksi dan keuntungan yang diinginkan. Dengan perhitungan yang tepat, usaha ini bisa memberikan margin keuntungan yang stabil.
8.Konsistensi dan Inovasi
Kunci kesuksesan UMKM dalam mengelola usaha bawang adalah menjaga konsistensi rasa dan kualitas produk. Jangan sampai rasa berbeda di setiap produksi karena bisa menurunkan kepercayaan konsumen. Selain itu, anda dapat mengeluarkan varian yang lain agar pembeli tidak bosan. Dengan begitu, produk Anda bisa terus diminati meski persaingan semakin banyak.
Kesimpulan
Bisnis bawang merah dan putih untuk UMKM sangat menjanjikan karena permintaan pasar tidak pernah surut. Dengan bantuan alat pengiris bawang anda dapat memproduksi bawang goreng dengan lebih cepat. Menjaga konsistensi kualitas sekaligus berani berinovasi dalam varian produk akan menjadi faktor penentu kesuksesan para pelaku UMKM.
